visa, progressif, 2000SAR, Dihapuskan,

Musim lalu pemerintah Saudi memberikan peraturan bagi siapa saja yang sudah ke Saudi dalam rangka umroh lalu ingin umroh kembali dalam waktu sebelum 3 Tahun akan dikenai biaya sebesar 2000SAR, namun per tanggal 9 September 2019 menetapkan peraturan baru yaitu penghapusan visa progresif sebesar 2000SAR tetapi menambahkan biaya untuk ground servis visa sebesar 300SAR.

Dikutip dari https://kemenag.go.id/index.php?/berita/read/511530/hapus-visa%20progressif–saudi-terapkan-visa-berbayar

“Dengan ketentuan ini, maka tidak ada lagi keharusan membayar visa progressif sebesar SAR2000 bagi jemaah yang pernah melaksanakan ibadah umrah pada periode tertentu,”

jelas Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim di Jakarta, Rabu (11/09).

Namun, lanjut Arfi, seluruh pengajuan visa umrah sekarang dikenakan biaya SAR300. Biaya ini khusus untuk pemvisaan, di luar biaya electronic service dan layanan lainnya.

Arfi mengatakan, Kementerian Agama menghormati keputusan Pemerintah Arab Saudi, karena itu sepenuhnya merupakan kewenangan kerajaan. “Kita tentu menghormati kebijakan dalam negeri Pemerintah Arab Saudi, karena bagaimanapun ini merupakan hak mereka, seperti halnya negara lain yang menetapkan visa berbayar untuk memasuki negaranya,” ujar Arfi.

Lebih lanjut, Arfi menyatakan bahwa dengan terbitnya aturan terbaru tersebut, para PPIU tentu perlu melakukan penyesuaian harga paket umrah yang telah dipasarkan secara proporsional. “Namun,  jangan menambahkan harga di atas biaya yang telah ditentukan oleh pemerintah Arab Saudi tesebut,” tegasnya. 

Tentunya kita yang ingin ke baitullah dalam rangka umroh harus menghormati kebijakan dari pemerintah Saudi tersebut, jadi biaya yang tertera dalam paket umroh akan ditambahkan 300SAR tetapi bagi yang sudah pernah umroh tidak diberlakukan lagi visa progresif yang semestinya bayar 2000SAR, namun tetap wajib membayar tambahan 300SAR.

Semoga dengan adanya kebijakan peraturan baru dari pemerintah Saudi ini tidak mengurungkan niat kita ke baitullah dalarangka umroh maupun haji, malah justru menambah semangat kita untuk berniat, berikhtiar, dan mewujudkan panggilan allah tersebut. Karna sabda rasulullah “Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.”

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Visa Progressif 2000SAR Dihapuskan, Ada Penambahan Ground Servis Visa 300SAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *